Category: Islam

Faktor yang Harus Diwaspadai agar Pemain Game Judi Online Tidak semakin Meningkat

180.215.13.119 – Semakin hari, bentuk permainan judi semakin merambah di segala hal. Tidak hanya di perkotaan, bahkan di pelosok kampung pun banyak yang melakukan perbuatan haram ini. Dilihat berdasarkan alat yang digunakan, perjudian bisa dilakukan dengan menggunakan kartu, dadu, mesin ketangkasan, hewan, permainan olahraga, video, maupun internet.

Jika tidak waspada, Anda akan mudah terjebak dan terjerumus dalam permainan yang bisa merugikan diri Anda sendiri tersebut. Sebagai masyarakat awam, ini beberapa faktor yang harus diwaspadai untuk menghindari dampak negatif dari permainan judi secara online.

Faktor Lingkungan

Sudah menjadi hal yang lumrah jika setiap orang tidak bisa hidup secara mandiri. Akan ada saatnya Anda harus berinteraksi dengan lingkungan masyarakat sekitar. Namun, berada di lingkungan yang salah bisa menyebabkan Anda mudah terjerumus menjadi pecandu game judi online.

Pengaruh negatif ini bisa berasal dari lingkungan sekitar. Misalnya, dari teman sepermainan, organisasi, kelompok, atau bahkan dari lingkungan keluarga yang memiliki hobi bermain judi online. Walaupun semula tidak mengenal permainan yang menggunakan uang asli sebagai taruhan. Jika tidak bisa memilih dan memilah dengan baik, tanpa disadari Anda akan bisa menjadi anggota dari situs judi online 180.215.13.119 yang banyak tersebar di internet.

Faktor Keimanan

Sebagaimana diketahui, segala macam bentuk perjudian tidak dibenarkan oleh agama manapun. Ini dikarenakan game judi online tidak memberikan manfaat. Justru, permainan haram ini hanya akan mendatangkan penderitaan dan kesengsaraan. Tidak hanya itu, keluarganya pun akan terkena dampak negatifnya dari kecanduan permainan judi tersebut.

Kurang kuatnya iman seseorang bisa menjadi faktor yang membuatnya terjerumus dalam dunia perjudian di dunia maya. Itu sebabnya, semua pemuka agama semakin meningkatkan himbauan tentang menjauhi segala bentuk perjudian baik secara online maupun secara online.

Dengan adanya himbauan tersebut diharapkan setiap umat manusia akan mengetahui apa bahayanya jika sampai terperosok ke dalam permainan judi. Jika Anda memiliki iman yang kuat, mengetahui dan memahami aturan dan landasan hukum agama yang dianut. Maka, Anda tidak akan berani untuk mencoba segala bentuk game judi online yang ditawarkan kepada Anda.

Faktor Situasional

Selain faktor lingkungan, salah satu pemicu meningkatnya perjudian secara online adalah situasi yang mendukung hal tersebut. Misalnya, adanya perasaan tidak enak terhadap teman, kelompok atau keluarga jika tidak ikut bermain judi.

Selain itu, seringnya pemilik situs yang mengekspos kemenangan para pemain judi bisa menjadikan setiap orang tergoda untuk ikut mencoba keberuntungannya. Ditambah lagi dengan banyaknya variasi game judi online yang sangat menggoda sekaligus menantang yang menjanjikan kemenangan dengan mudah.

Sebenarnya, segala bentuk metode pemasaran yang dilakukan pemilik situs judi online hanya demi meningkatkan keuntungannya sendiri. Kemenangan diklaim sebagai sesuatu yang bisa diperoleh dengan mudah. Namun, pada kenyataannya justru peluang untuk kalah lebih besar jika dibandingkan peluang kemenangan itu sendiri.

Faktor Sosial dan Ekonomi

Bagi sebagian masyarakat dengan status sosial dan ekonomi yang rendah, tentu mencari segala cara demi meningkatkan taraf hidup mereka. Salah satunya adalah bagaimana mendapatkan keuntungan berlipat ganda dengan modal yang minim. Setiap situs yang menyediakan game judi online menganggap hal tersebut sebagai peluang untuk meningkatkan jumlah anggotanya.

Itu sebabnya mereka menawarkan hasil kemenangan yang besar dengan sedikit modal yang menjadikan sebagian masyarakat gelap mata. Keinginan yang kuat untuk menjadi orang kaya dalam sekejap membuat pecandu judi terus bermain walaupun hal tersebut tidak dibenarkan oleh agama yang mereka anut.

Faktor Peluang Kemenangan

Tidak bisa dipungkiri, adanya probabilitas atau peluang kemenangan yang besar menjadi faktor pemicu bertambahnya peminat game judi online. Mereka umumnya memiliki keyakinan yang kuat dan rasa optimis yang tinggi mengenai permainan yang dijalankannya. Yaitu dengan semangat dan tekad yang besar, walaupun pada awalnya mengalami kekalahan pada akhirnya akan bisa mendatangkan kemenangan juga.

Keyakinan yang salah inilah yang bisa menjerumuskan mereka ke lubang hitam kerugian yang semakin dalam. Ini dikarenakan tanpa disadari, walaupun menang, namun jumlah kemenangan tersebut tidak sebanding dengan nilai kekalahan yang selama ini mereka alami. Jika tidak dihindari sejak awal, semua harta benda yang Anda miliki bisa hilang gara-gara terlalu fokus bermain judi.

Faktor Belajar

Sudah menjadi hal yang lumrah jika pada diri seseorang ada keinginan untuk belajar, terutama jika berkaitan dengan permainan yang mengasyikkan. Namun, yang menjadikan hal tersebut salah adalah, semua permainan game judi online ini dijalankan dengan menggunakan uang asli sebagai taruhannya.

Awalnya, mungkin hanya dalam taraf mencoba karena penasaran dengan berbagai fitur yang ditawarkan. Hingga akhirnya, Anda akan terus bermain untuk mempelajari aneka trik jitu yang bisa mewujudkan impian meraih kemenangan yang sebesar-besarnya.

Faktor Keterampilan

Dengan semakin sering bermain game judi online secara tidak langsung akan meningkatkan keterampilan Anda. Setidaknya, kondisi inilah yang diyakini oleh setiap pemain judi. Walaupun kenyataannya, mereka tidak bisa membedakan antara kemenangan yang diraih karena keahlian yang dimiliki dengan faktor keberuntungan semata.

Apalagi dengan keyakinan bahwa kalah sama dengan “hampir menang”. Hal ini menjadikan mereka terus bermain tanpa menghiraukan larangan pemerintah maupun teguran dari keluarga, kerabat, atau masyarakat sekitar.

Para pecandu judi tersebut memiliki keyakinan, semakin sering bermain game judi online akan membuat mereka kaya. Keyakinan ini dan faktor-faktor seperti iman yang lemah, status sosial ekonomi yang rendah, situasi yang mendukung, rasa penasaran yang tinggi, dan lingkungan yang mendukung. Semua hal tersebut harus diwaspadai agar jumlah pemain judi online tidak semakin meningkat.

Judi Masa Kini yang Dilarang oleh Islam dan Bentuknya

PKV Games – Dalam agama Islam larangan judi dapat dilihat dengan cukup jelas, baik melalui ayat al-Quran maupun hadist yang telah  diriwayatkan oleh Nabi dan sahabatnya. Pada awalnya, tradisi bermain judi memang sudah ada sejak zaman jahiliyah, yakni zaman dimana agama Islam belum hadir dan masyarakat Arab masih banyak yang menyembah berhala. Islam kemudian datang dan membuat banyak kultur masyarakat disana menjadi berubah secara perlahan menuju ke arah yang lebih baik.

Dalam Islam, larangan untuk melakukan permainan judi tertera dengan jelas pada al-Quran, surah al-Maidah di ayat 90. Disana dijelaskan bahwa judi merupakan perbuatan yang diharamkan karena mendekati dan menyerupai perbuatan syetan. Tidak hanya judi, namun juga meminum khamr, mengundi nasib dengan anak panah, serta menyembah selain Allah dan berkorban untuk memohon kepada berhala.

Saat ini bentuk permainan judi sudah semakin berkembang, namun semuanya tentu masih dilarang oleh agama. Bagi yang belum mengetahui, terdapat tiga aspek yang menjadi ciri khas judi, sehingga ketika suatu kegiatan memiliki tiga aspek tersebut, secara otomatis ia disebut sebagai judi. Berikut merupakan tiga aspeknya:

  1. Setiap aktifitas yang memiliki permainan di dalamnya, apabila tidak diperhatikan dengan teliti bisa menyebabkan permainan tersebut masuk ke dalam ranah judi.
  2. Untung-untungan. Aspek selanjutnya dalah judi masa kini yang dilarang oleh Islam berikutnya adalah untung-untungan atau keberuntungan. Dalam sebuah permainan, apabila terdapat metode untung-untungan, dimana masing-masing pihak memulai dengan langkah yang berbeda, maka ia bisa masuk dalam ranah perjudian.
  3. Tidak hanya permainan, setiap aktifitas yang terdapat taruhan di dalamnya, seringkali akan mengakibatkan perjudian. Taruhan tersebut tidak hanya uang, namun juga benda lain yang dirasa benda berharga, seperti emas, perak, atau hal lainnya.

Setelah mengetahui beberapa aspek judi, kini Anda bisa mengetahui jenis-jenis judi pkv games masa kini yang mulai marak dimainkan oleh masyarakat. Anda harus berhati-hati agar tidak masuk ke dalam permainan ini. berikut merupakan permainan sederhana yang ternyata memiliki aspek judi di dalamnya.

  1. Undian

Anda tentu tidak asing dengan undian, ia bisa dengan mudah ditemukan di mana saja. Namun ternyata undian merupakan bentuk judi terbaru yang dilarang oleh agama Islam. hal tersebut dikarenakan Anda tidak mengetahui nomor yang hendak Anda pilih, dan Anda membeli nomor tersebut sama dengan nomor lainnya.

Judi masa kini yang dilarang oleh Islam ini akan menghadirkan ketidak adilan ketika pemenang diumumkan. Pemenang pertama, akan mendapatkan hadiah terbaik, sedangkan pemenag seterusnya akan mendapatkan hadiah hiburan. Walaupun berdalih untuk kepentingan sosial ataupun berbagi kepada sesama, namun semuanya haram untuk dilaksanakan.

  1. Pembelian Kupon Barang

Kupon biasanya diberikan oleh pihak penyelenggara ataupun penjual kepada sang pembeli, untuk di isi kemudian di undi untuk mendapatkan hadiah. Pembelian barang dengan sesuatu yang disembunyikan di dalamnya, entah hadiah maupun kupon juga merupakan hal yang haram dalam Islam.

Hal tersebut dikarenakan tidak semua orang akan mendapatkan kesempatan yang sama untuk mendapatkan hadiah. Apalagi biasanya hadiah tersebut terbatas dan hanya diperuntukkan untuk pemenang tertentu. Walaupun tidak ada unsur taruhan dan permainan di dalamnya, namun aspek untung-untungan cukup besar dalam kegiatan ini.

  1. Asuransi Jiwa

Banyak ulama yang masih berdebat tentang hukum asuransi jiwa. Dianggap sebagai judi masa kini yang dilarang oleh Islam, tidak hanya asuransi jiwa, melainkan juga asuransi kendaraan, barang, kebakaran dan lain sebaginya. Hal tersebut diharamkan oleh ulama, dan sebaiknya sebagai muslim yang baik Anda menhindari hal-hal yang masih subhat atau diperdebatkan.

Untuk menghindari berbagai hal yang diluar syariat, Anda bisa melakukan beberapa tips berikut, agar kegiatan Anda tidak termasuk dalam kegiatan judi. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Gunakan sebagai maksud syiar agama, sehingga Anda bisa melakukan kegiatan sekaligus sebagai media dakwah Islam. Anda bisa menggunakan hadiah untuk perlombaan, sebab jika menggunakan konsep lomba, yang terbaik merupakan yang terpilih dan di dasarkan pada penilain dewan juri. Perlombaan yang disarankan adalah pertandingan yang membumikan al-Quran, seperti lombah tahfidz maupun ilmu agama.
  2. Ketika melakukan kegiatan hendaknya tidak meninggalkan syariat ataupun kewajiban umat Islam, yakni melakukan shalat. Judi masa kini yang dilarang oleh Islam biasanya melalaikan umat untuk melakukan ibadah, misalnya meninggalkan shalat lima waktu. Anda bisa sekaligus mengingatkan peserta kegiatan untuk melaksankan kewajiban tersebut ketika adzan telah berkumandang.
  3. Permainan maupun aktifitas tersebut tidak memberikan keuntungan hanya kepada salah satu pihak saja, dan merugikan pihak yang lain. Ketika melakukan kegiatan, usahakan tetap fair dan adil, sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Anda bisa melakukan pengaturan, rapat, maupun musyawarah agar terhindar dari kerugian salah satu pihak.
  4. Usahakan Anda tidak mengadakan perlombaan yang mengumbar aurat, karena hal tersebut diharamkan. Begitu pula dengan kegiatan yang mengadukan dan mempertemukan dua hewan sejenis maupun tidak sejenis untuk bertarung. Ini sama dengan judi, yang nantinya akan berakhir tejadi taruhan pada tiap-tiap pemain dan penonton.

Itulah ulasan singkat yang bisa membantu Anda untuk memahami jenis judi masa kini yang dilarang oleh Islam. Sebagai umat yang baik, sebaiknya Anda tidak melakukan hal-hal yag secara jelas telah dilarang Allah, baik dalam al-Quran maupun sunnah yang ditetapkan oleh Nabi. Menghindari judi juga membuat Anda terhindar dari bebagai perbuatan  tercela lainnya.